Taliwang adalah ibukota sebuah kabupaten baru yang bernama kabupaten sumbawa barat, hasil pemekaran dari kabupaten sumbawa. Tadinya taliwang adalah sebuah kota kecil dengan jalan-jalan utama yang tidak lebih lebar dari 4 meter. Namun menjadi sebuah ibukota kabupaten mau tidak mau memaksa Taliwang untuk berbenah menjawab tantangan untuk menjadi kota yang "terstandarisasi" sebagai ibukota kabupaten. Jika kita kebetulan mampir di kota ini, cobalah bertanya kepada masyarakatnya tentang Komutar Telu Center (KTC), KTC adalah sebuah lokasi yang baru dibangun dan diperuntukkan sebagai city center dan pusat pemerintahan dari Kota Taliwang. Di KTC kita akan menemukan masjid agung, balai kota, dan jalanannya pun telah dipersiapkan dengan terencana untuk menjadi sebuah pusat kota. 2 Jalan besar terpisah lurus dan panjang terhampar di KTC, namun pembangunannya seperti agak terburu-buru karena masih terdapat kerusakan di sana sini. Masjid Agung Taling sangat indah tata arsitekturnya, terutama di malam hari. KTC juga menjadi tempat keramaian baru bagi para muda mudi taliwang menghabiskan malamnya, terutama malam minggu. Menjadi tempat berkumpul dan bercengkrama, bahkan tak jarang KTC menjadi arena balap motor liar karena trek lurus dan panjangnya memungkinkan untuk hal tersebut. Taliwang juga memiliki hotel baru berbintang 4 yang bernama Grand Taliwang. Hal itu seperti sebuah tanda bahwa Pemda Taliwang benar-benar mempersiapkan kota secara serius untuk menjadi ibukota Kabupaten Sumbawa Barat. Namun, biar demikian Taliwang tetaplah kota yang sepi. Di KTC yang merupakan tempat berkumpul masyarakat taliwang (terutama di malam hari) masih relatif sepi jika dibandingkan dengan tempat berkumpul kota-kota lain, Mataram misalnya. Dan selain KTC, lapangan alun-alun adalah tempat keramaian. Mungkin sebelum muncul KTC, alun-alun adalah pusat keramaian yang ada. Terkadang lapangan alun-alun ini pun dijadikan tempat resepsi pernikahan besar, dengan membangun tenda-tenda yang luas, lapangan tersebut disulap menjadi "gedung" resepsi pernikahan. Taliwang memang nikmat karena sepinya, siang hari selalu terasa lebih sepi dibandingkan dengan malam hari, apalagi jika hari libur, karena panas dan berdebu masyarakatnya agak enggan untuk beraktifitas di siang hari jika tidak ada suatu kepentingan yang mendesak. Untuk kuliner, ayam taliwang yang terkenal itu justru tidak ditemukan di kota ini, dan makanan yang ada termasuk standar, seperti : ayam goreng, sea food, dsb. Namun ada sebuah franchise ayam goreng ala kentucky lokal. Namanya Yummy Fried Chicken, rasanya pun tidak mengecewakan. Jika anda singgah ke Taliwang, mungkin kesederhanaan restoran lokal ini (ala kentucky) layak dicoba, karena didalamnya terasa semangat kewirausahaan dari penduduk kota kecil ini. Untuk obyek wisata terdekat, Taliwang bukanlah sebuah kota strategis yang dekat dengan obyek-obyek wisata alam, yang terdekat mungkin Pantai Sekongkang yang (itupun) berjaraktempuh 2-3 jam dari Taliwang, untuk menuju Sekongkang kita harus melewati medan berkelok dan menanjak, dan pemandangan selama perjalanan pun indah, banyak kuda yang berkumpul di pinggir jalan. Dan kita juga akan melewati pintu masuk menuju pertambangan PT.Newmont Nusa Tenggara di daerah Jereweh. Yang pasti wisata di Taliwang dan sekitarnya ibarat operating system berbasis opensource, semuanya harus mandiri. tapi hasilnya pasti akan lebih memuaskan.
Tampilkan postingan dengan label travelling. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label travelling. Tampilkan semua postingan
Selasa, 19 Juli 2011
Kamis, 07 Juli 2011
waterboom alami di Sendang Gila Lombok

Berwisata ke daerah senaru Lombok jangan lupa untuk mengunjungi Air Terjun Sendang Gila dan Air Terjun Tiu Kelep. Kedua air terjun ini menawarkan keindahan dan keteduhan bagi setiap pengunjungnya, namun bukan kedua air terjun itu yang akan dibahas kali ini melainkan suatu "wahana" yang akan ditemui jika kita akan berjalan dari air terjun sendang gila menuju air terjun tiu kelep yang memang terletak agak masuk kedalam hutan. Wahana yang dimaksud adalah sebuah jembatan air tua dan sebuah terowongan yang bertugas mendistribusikan air dari tiu kelep ke pedesaan. Lalu apa yang bisa dilakukan dengan "wahana" ini, jawabannya adalah bermain Waterboom. Jika debit air sedang cukup deras, kita bisa meluncur di jembatan air tersebut, caranya? berjalanlah ke sisi lain mulut terowongan dan cukup rebahkan diri sampai seluruh badan terbenam dan cukup mengapung dengan mengecualikan kepala untuk tetap bisa bernapas (jika badan tidak mengapung pertanda debit air sedang kurang). Selanjutnya biarkan airmembawa tubuh kita melintasi jembatan air ini, dan berhentilah sebelum masuk ke terowongan air. Jangan sampai terhanyut terus kedalam terowongan, bukannya apa-apa, selain gelap ada beberapa kawat melintang yang terdapat di dasar saluran air sehingga dapat membahayakan diri kita jika kita tetap meluncur didalamnya. Yang pasti setelah puas bermain waterboom dengan guyuran air zonder kaporit, kita bisa berjalan masuk ke terowongan, menikmati kegelapan dan memacu adrenalin dengan beberapa lubang cahaya yang akan ditemui didalam terowongan menambah kesan dramatis perjalanan sampai pada akhirnya nanti keluar di dekat jalan keluar.

Kedua "wahana bermain" adalah cemilan "nikmat dan bergizi" disaat kita menikmati dan berkunjung ke air terjun sendang gila dan tiu kelep.
Ingin melihat videonya? silakan di
selamat berlibur...
Kamis, 30 Juni 2011
Memuaskan diri dengan Rinjani (sampai titik darah penghabisan)



Mendaki gunung sangatlah menyenangkan, banyak yang mempercayainya sebagai sarana me-"recharge" jiwa. Dan mendaki gunung juga bukan monopoli para anggota pecinta alam, siapapun berhak untuk mendakinya. Apalagi jika gunung itu adalah Gunung Rinjani yang terletak di Pulau Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB), Rinjani telah tersohor namanya baik skala nasional maupun internasional, terletak didalam lingkup Taman Nasional Gunung Rinjani, banyak hal yang bisa kita nikmati dari perjalanan mendaki gunung rinjani ini. Mulai dari pemandangan alam, Satwa, Flora maupun tantangannya. Namun, mendaki gunung rinjani memerlukan sebuah persiapan dana, tenaga, dan waktu yang terencana. Disini, kita akan membahas tentang budget waktu yang ideal jika kita merencanakan untuk hiking rinjani bersama kawan-kawan dan sahabat kita yang notabene memiliki kekuatan dan stamina yang berbeda-beda (kadang merepotkan, namun apa yang bisa menandingi kenikmatan mendaki gunung dengan para kolega dan sahabat terdekat?).
Sebaiknya kita menyediakan waktu 5 hari 4 malam, mungkin anda akan berpikiran bahwa waktu itu terlalu banyak, namun bukankah sebaiknya kita memiliki suatu pengalaman yang sekali terjadi namun mengesankan untuk dikenang, daripada "tanggung" yang hanya membuat kita penasaran untuk mengulang-ulangnya dikemudian hari dan mungkin situasinya tidak lagi sama bersama para sahabat yang sama.
berikut gambaran perjalanannya :
Hari 1
Berangkat dari Mataram sebaiknya tidak lebih jari jam 6 (dengan asumsi telah sarapan sebelumnya) dengan menggunakan kendaraan sewaan menuju Desa Sembalun (pintu masuk rinjani), perjalanan rata-rata memakan waktu 2-3 jam, sesampainya di Sembalun lakukan pendaftaran di pos jagawana dan membayar uang administrasi resmi. Setelahnya carilah porter (para penduduk Desa Sembalun) yang akan membantu kita menunjukkan jalan, dan mengangkat barang bawaan yang relatif lebih berat. Gunakanlah jasa mereka secara bijak, agar tidak berlebih maupun kekurangan yang pada akhirnya nanti hanya akan memberatkan kita diatas gunung. Dan perjalanan pendakian harus sudah dimulai tidak lebih dari pukul 10.00.
Target hari pertama adalah untuk sampai di Pos 3 atau yang biasa disebut oleh penduduk sekitar dengan nama Pos Pada Balong. Perjalanan hari pertama adalah titik terberat perjalanan kita karena tubuh kita akan mengaklimatisasi kondisi yang baru dalam perjalanan ini sehingga mungkin beberapa dari kita akan menganggapnya sebagai hari yang paling melelahkan selama perjalanan. Oh iya, jangan lupa untuk membawa stok rokok yang banyak (walaupun anda bukan perokok) sebagai perekat pergaulan dengan para porter :)
Hari 2
Hari ke-2 akan menempuh perjalanan yang terjal yang dinamakan bukit penyesalan. Entah dari mana nama ini muncul, yang pasti medan ini sangatlah berat. Hari ke-2 ini kita akan menempuh perjalanan dari Pos 3 menuju Pelawangan Sembalun. Namun medan berat yang akan ditempuh dihari kedua ini akan sedikit terbantu dengan kondisi tubuh yang sudah tertempa oleh "perjuangan" hari pertama. Secara jarak hari kedua ini tidaklah menempuh perjalanan yang panjang, namun karena medannya terjal, maka hari kedua akan didedikasikan penuh hanya untuk mencapai Pelawangan Sembalun, dimana semakin cepat waktu tempuhnya maka semakin lama kesempatan kita untuk beristirahat dan menikmati keindahan danau segara anak dari atas, sambil mempersiapkan diri untuk mendaki ke puncak pada dini hari nanti (bagi yang berniat untuk melakukan summit attack). Di Pelawangan sembalun ini, juga tersedia mata air segar yang berada agak dibawah lokasi tenda didirikan. Dan berhati-hatilah terhadap kawanan monyet yang terkadang mencuri stok logistik anda. bagi yang berniat menuju puncak rinjani, Sebaiknya kita tidur lebih awal karena pukul 2 dini hari kita akan melakukan summit attack dengan harapan bisa menikmati sunrise dipuncak rinjani, mintalah porter (jika menggunakan lebih dari 1 porter) dan teman yang tidak berniat "muncak" untuk menjaga tenda.
Hari 3
Setelah berhasil menikmati sunrise di puncak rinjani sambil mengabadikan momen dan gambar dengan kamera, dan kembali ke camp di pelawangan sembalun, selanjutnya adalah bersiap untuk menuju danau segara anak. Perjalanan sebaiknya dimulai maksimal pada pukul 10, sehingga bisa mencapai danau sebelum gelap. Medan yang akan ditempuh akan menurun terjal, sehingga diperlukan kehati-hatian ekstra dalam perjalanan ini, namun pemandangan yang disuguhkan juga sangat luar biasa. (apalagi jika kabut yang sedang pekat tersingkap). Sesampainya di danau, segeralah mendirikan tenda, dan jika hari masih jauh dari gelap, bisa relaks dengan mandi air panas yang ada. Dan bagi yang membawa alat pancing, di danau segara anak inilah kesempatan untuk mendapatkan ikan sebanyak-banyaknya (dengan memancing), karena ikan yang ada sangat melimpah. (bahkan pemancing pemula seperti saya bisa mendapatkan ikan sampai jumlah belasan). Untuk umpan, bisa bawa sendiri, atau minta / barter dengan logistik yang agak berlebih dengan para pemancing lokal yang ada (biasanya mereka membawa umpan yang sangat banyak).
Hari 4
Hari ke empat bisa dihabiskan penuh di danau menikmati 1 hari penuh ketenangan dan kedamaian, jauh dari hiruk pikuk, dan terlepas dari keharusan perjalanan yang melelahkan. Memancing, dan mandi air panas adalah pilihan yang sangat mengasikkan untuk menghabiskan waktu 1 hari di danau segara anak (dijamin waktu akan berjalan sangat cepat karena kita terlalu asik berdiam disini). Namun jika ingin segera pulang, perjalanan akan sama dengan yang akan dituliskan di hari 5.
Hari 5
Setelah puas menghabiskan waktu di danau segara anak, saatnya meninggalkannya dengan membawa sejuta kenangan. Rute perjalanan akan menuju pintu masuk rinjani lainnya yaitu desa senaru, perjalanan sebaiknya dimulai tidak lebih dari jam 9 pagi, karena rute yang akan ditempuh adalah "kesimpulan" dari perjalanan kita 3 atau 4 hari sebelumnya. Menanjak tebing yang terjal (percayalah setelah 3 hari perjalanan berat di awal dan relaks 1 hari di danau, tubuh kita akan jauh lebih kuat dibandingkan dengan hari pertama) untuk sampai di pelawangan Senaru (tempat para pendaki yang naik dari Desa Senaru mendirikan tenda) disini kita bisa makan siang untuk kemudian melanjutkan perjalanan dengan trek menurun dan menembus hutan hijau sampai dengan pintu keluar Senaru nanti pada sore menjelang gelap. Disini kita akan mendapatkan pengalaman berbeda, jika saat mendaki kita akan menempuh medan sabana stepa, namun saat turun akan menembus hutan hujan. FYI tepat di pintu keluar taman nasional gunung rinjani di desa senaru ada warung yang menyediakan berbagai minuman dingin, maka sebaiknya jika sudah mencapai pos I, jangan minum lagi, agar saat sampai di bawah bisa minum di warung dengan lebih segar!! (setelah 4-5 hari tidak minum minuman dingin).
seru bukan? jadi tunggu apa lagi? segeralah rencanakan untuk reuni dengan para sahabat lama anda, dan ambilah cuti panjang untuk dihabiskan dengan petualangan bersama.
Langganan:
Postingan (Atom)